Category: Humas

  • Cek Fisik hingga Treadmill, Kapolda Sumsel Pastikan PJU Bugar

    Cek Fisik hingga Treadmill, Kapolda Sumsel Pastikan PJU Bugar

    Cek Fisik hingga Treadmill, Kapolda Sumsel Pastikan PJU Bugar
    Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Berkala bagi Pejabat Utama (PJU) Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho itu berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Selasa 4 Agustus 2026. (Foto: Humas Polda Sumsel).

    RRI.CO.ID, Palembang – Menghadapi tantangan tugas kepolisian yang kian dinamis, kebugaran fisik dan mental perwira tinggi menjadi syarat mutlak. Memastikan kesiapan tempur personelnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Berkala Tahun Anggaran 2026 di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Selasa, 4 Agustus 2026.

    Pemeriksaan medis yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho. Sejumlah pejabat penting tampak ikut mengantre giliran tes, di antaranya Irwasda Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, hingga Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan.

    Digelar oleh Biddokkes Polda Sumsel bekerja sama dengan Tirta Medical Centre, Rikkes Berkala ini dirancang sebagai deteksi dini kesehatan para unsur pimpinan.

    Satu per satu perwira melewati tahapan medis ketat. Mulai dari registrasi, pengambilan sampel darah dan urine, cek THT, kesehatan gigi dan mulut, pengukuran komposisi tubuh, hingga tekanan darah. Tak berhenti di situ, pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen dada dan uji ketahanan jantung melalui metode treadmill juga dilakoni secara menyeluruh.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan, pemeriksaan medis ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas SDM Bhayangkara.

    “Pemeriksaan kesehatan berkala ini sangat penting bagi seluruh personel, khususnya unsur pimpinan. Melalui deteksi dini, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan kesehatan sehingga seluruh personel mampu menjalankan tugas secara maksimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho di sela-sela pemeriksaan.

    Kehadiran Kapolda dan jajaran PJU yang turun langsung mengikuti tiap tahapan tes juga dinilai menjadi teladan nyata bagi seluruh jajaran di tingkat bawah untuk menjaga pola hidup sehat.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengungkapkan, performa pelayanan publik yang cepat, profesional, dan humanis hanya bisa lahir dari tubuh personel yang bugar dan sehat.

    “Perilaku hidup sehat yang terus dibangun di lingkungan Polda Sumsel sejalan dengan tagline Kapolda Sumsel, ‘Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?’,” tutur Kombes Pol. Nandang.

    Melalui agenda Rikkes Berkala 2026 ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mencetak postur SDM Polri yang tangguh dan presisi, siap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ingatkan Personel Tetap Prima

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ingatkan Personel Tetap Prima

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin apel pagi sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada satuan kerja dan personel berprestasi di Markas Polda Sumsel, Senin (3/8/2026). 

    Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyerahkan penghargaan kepada tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) yang meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yaitu 100 pada Tahun Anggaran 2025.

    Selain itu, sebanyak 170 personel menerima penghargaan atas dedikasi, inovasi, prestasi, dan keberhasilan dalam pengungkapan kasus selama periode April hingga Juni 2026.

    Kapolda menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas kinerja terbaik personel, sekaligus implementasi sistem reward and punishment yang diterapkan secara objektif dan transparan di lingkungan Polri.

    “Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Namun saya tegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik institusi akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    Di balik tuntutan tugas yang semakin kompleks, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

    “Tugas ke depan akan sangat menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, saya berpesan agar rekan-rekan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan rutin berolahraga. Rekan-rekan adalah aset yang sangat berharga, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangan di rumah,” ujar Kapolda.

    Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel yang tetap prima.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

    Referensi Geografis

    “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap dedikasi, inovasi, dan pengabdian anggota mendapatkan apresiasi dari institusi. Di sisi lain, kedisiplinan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental harus tetap menjadi perhatian agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kembali dengan selamat kepada keluarga,”  ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

    Melalui apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berprestasi.

    Penerapan sistem penghargaan yang objektif, disiplin yang konsisten, serta kepedulian terhadap kesehatan personel menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat.

    Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Polda Sumsel terus memperkuat pengabdian untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumsel Cup 2026 Sukses Dan Tuntas, Jadi Turnamen Padel Terbesar Dan Diikuti 420 Atlet

    Kapolda Sumsel Cup 2026 Sukses Dan Tuntas, Jadi Turnamen Padel Terbesar Dan Diikuti 420 Atlet

    Palembang – Turnamen Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup di Luxury Padel Club Palembang, Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Palembang, Kombes Sonny mengatakan turnamen yang berlangsung sejak 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 tersebut mencatat sejarah sebagai kejuaraan padel terbesar yang pernah digelar di Sumatera Selatan.

    “Sebanyak 420 atlet atau 210 pasangan ambil bagian dalam kompetisi yang diikuti peserta dari Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jambi, Semarang, dan Yogyakarta,” kata Sonny.

    Kapolda Sumsel Cup 2026 mempertandingkan enam kategori, yakni Men Lower Bronze, Women Lower Bronze, Youth U-16 Open, Women Bronze, Bronze Open, dan Men Silver.

    “Persaingan berlangsung sengit sejak hari pertama hingga partai final yang menyuguhkan pertandingan berkualitas dan penuh sportivitas,” ujar Sonny.

    Pada kategori Men Lower Bronze, pasangan Dimas Pratama/Deny Kurniawan keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Edi Gunawan/Ferdiyanto di partai final. Di kategori Women Lower Bronze, gelar juara diraih pasangan Rissa Triandini/Indah Permatasari, sedangkan posisi runner-up ditempati Eltania Pratiwi/Khalisa Asyafa Azizia.

    Untuk kategori Youth U-16 Open, pasangan muda Kgs Al Ghazali Islami/Muhammad Alfarizi berhasil menjadi yang terbaik usai menundukkan Ethan London Lim/Mikko Kenji Alvino.

    Sementara itu, kategori Women Bronze dimenangkan oleh pasangan Lovine Jones/Liora Isolda, dengan Pritasari Ekanopriana/Penti Yulianda sebagai juara kedua.

    Di kategori Bronze Open, pasangan Nathanielle Amin/Jason Young sukses meraih gelar juara setelah mengalahkan M. Adli Dzil Ikrom/Moh. Rifat Dunda di laga puncak.

    Sedangkan pada kategori Men Silver, pasangan Rizky Akbar/M. Rahardian Hidayat tampil sebagai juara pertama, sementara Dierga Salamon Rizky/Hamman Firdaus harus puas menempati posisi runner-up.

    “Keberhasilan penyelenggaraan PBPI Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 menjadi bukti pesatnya perkembangan olahraga padel di Sumatera Selatan,” ujarnya.

    Selain memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, turnamen ini juga mempererat sinergi antara Polri, pemerintah, komunitas olahraga, dan masyarakat, sekaligus membuka ruang lahirnya atlet-atlet padel berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional.

  • Kapolda Sumsel Sandi Nugroho Gembleng Karakter Siswa Taruna Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Kapolda Sumsel Sandi Nugroho Gembleng Karakter Siswa Taruna Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan karakter dan kepemimpinan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr Sandi Nugroho SIK SH MHum, dalam kegiatan “Jumpa Tokoh” bersama para siswa SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pagar Alam, H Ludi Oliansyah ST, Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil, para Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga pendidik, dan para siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara.

    Dalam pembekalannya, Kapolda Sumatera Selatan menekankan bahwa keberhasilan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman.

    “Bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia harus kita dipersiapkan sejak dini agar menjadi modal pembangunan nasional,”

    Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan para siswa mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari penyalahgunaan teknologi, judi online, penyalahgunaan narkoba, perundungan (*bullying*), hingga cyberbullying.

    Oleh karena itu menurutnya pendidikan karakter menjadi benteng utama agar generasi penerus bangsa tetap memiliki moral, etika, dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia.

    “Apa yang dilakukan hari ini adalah langkah untuk membentuk karakter, memperkuat integritas, serta mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa yang unggul, karena mereka merupakan generasi yang pada tahun 2045 akan berada pada usia produktif. ,” terangnya Kapolda.

    Selain memberikan pembekalan, Kapolda Sumsel juga berdialog secara interaktif dengan para siswa melalui sesi tanya jawab mengenai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, perkembangan teknologi, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa mendatang.

    Sementara Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Kapolda Sumatera Selatan terhadap dunia pendidikan.

    “Kehadiran Kapolda merupakan bentuk nyata sinergi antara institusi keamanan dan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda. Pembekalan seperti ini memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, serta wawasan kebangsaan sebagai bekal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan,” terangnya.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH, mengungkapkan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang pembangunan sumber daya manusia.

    “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi yang berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

    Terakhir dia sampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan wujud nyata peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi membangun ketahanan sosial, memperkuat karakter kebangsaan, serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengancam masa depan bangsa.

    Oleh karena itu, melalui kegiatan “Jumpa Tokoh” di SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Polda Sumsel berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan karakter generasi muda.

    “Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi dalam mencetak pemimpin bangsa yang unggul, berintegritas, berdaya saing global, serta mampu menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan kemajuan Indonesia di masa depan,” tutupnya Nandang

  • Program Sumur Bor, Jembatan Merah Putih, dan Pos Kamling Polda Sumsel Dirasakan Langsung Masyarakat

    Program Sumur Bor, Jembatan Merah Putih, dan Pos Kamling Polda Sumsel Dirasakan Langsung Masyarakat

    ⠀ PAGAR ALAM — Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari.

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” kata Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam. Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial. Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27). “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon. Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang. Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian. “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto. Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Bersinergi Jaga Jakarta, Hadir Menjamin Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat

    Bersinergi Jaga Jakarta, Hadir Menjamin Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat

    Polda Metro Jaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta tetap aman dan terkendali. Kondisi tersebut tercermin dari berlangsungnya 47 kegiatan pada Sabtu (1/8/2026).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto mengatakan kondisi tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Gubernur DKI Jakarta, Pangdam Jaya, dan Kapolda Metro Jaya memiliki komitmen yang sama untuk memberikan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” ujar Budi di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

    Menurut Budi, banyaknya kegiatan yang berlangsung menunjukkan ruang publik tetap berjalan normal. Pelayanan pengamanan diberikan sesuai karakteristik dan kebutuhan di setiap lokasi.

    Lebih lanjut, Budi mengatakan pemantauan tetap dilakukan melalui deteksi dini di lapangan dan ruang digital dengan melibatkan Direktorat Intelkam, Direktorat Reserse Siber, Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Lalu Lintas, Biro Operasi, serta jajaran kewilayahan.

    “Kami mengajak masyarakat dan rekan-rekan media untuk mengedepankan informasi yang akurat serta menghindari spekulasi yang dapat menimbulkan kegaduhan maupun keresahan,” ujarnya.

    Ia menambahkan pelayanan pengamanan disiapkan sesuai karakteristik, lokasi, dan jumlah peserta pada setiap kegiatan dengan koordinasi TNI, pemerintah daerah.

    “Personel kami tempatkan sesuai kebutuhan di setiap lokasi guna memberikan pelayanan pengamanan serta menghadirkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti maupun beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan,” jelas dia.

    Untuk itu, Budi mengimbau masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan, kata dia, disarankan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polri 110,” pungkasnya.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Resmikan Aplikasi AMPERA 24/7  Wujud Transformasi Layanan Polri untuk Masyarakat

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Resmikan Aplikasi AMPERA 24/7  Wujud Transformasi Layanan Polri untuk Masyarakat

    PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus mendorong transformasi pelayanan publik berbasis teknologi dan inovasi berkelanjutan. Hal tersebut ditandai dengan peresmian Aplikasi AMPERA 24/7 serta inovasi pakan ternak berbahan dasar eceng gondok hasil kolaborasi Polrestabes Palembang dengan Universitas Sriwijaya oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Mapolrestabes Palembang, Selasa (28/7).

    Peluncuran Aplikasi AMPERA 24/7 menjadi salah satu terobosan dalam meningkatkan kemudahan akses layanan kepolisian bagi masyarakat. Melalui satu platform digital, warga dapat memanfaatkan berbagai layanan, mulai dari pendaftaran rehabilitasi narkoba secara daring, antrean digital layanan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), pengecekan kendaraan hasil tindak pidana pencurian (curanmor), hingga pemantauan patroli Sabuk Kamtibmas secara real-time melalui perangkat telepon genggam.

    Selain menghadirkan inovasi di bidang pelayanan publik, Polrestabes Palembang juga memperkenalkan inovasi pakan ternak berbahan eceng gondok. Program yang dikembangkan bersama Universitas Sriwijaya tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memanfaatkan tanaman eceng gondok yang selama ini kerap menjadi gulma di perairan.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa berbagai inovasi tersebut merupakan implementasi nyata komitmen Polri dalam mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan yang semakin modern, mudah, dan bermanfaat.

    “Polda Sumsel berkomitmen penuh mengawal kebijakan Presiden dan Kapolri melalui aksi nyata di daerah. Inovasi yang dihadirkan Polrestabes Palembang, mulai dari digitalisasi layanan hingga ketahanan pangan, merupakan wujud konkret kepolisian yang tidak hanya menegakkan hukum tetapi juga hadir membawa solusi bagi kebutuhan warga,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    Dengan hadirnya Aplikasi AMPERA 24/7 dan inovasi pakan ternak berbahan eceng gondok, Polda Sumsel berharap pelayanan kepolisian semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Di sisi lain, inovasi di bidang ketahanan pangan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif.

    Peluncuran kedua inovasi tersebut menjadi bukti komitmen Polda Sumsel dalam mewujudkan Polri yang Presisi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta semakin dekat dengan masyarakat melalui pelayanan yang inovatif dan solutif.

    Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Kapolda Sumsel Resmikan Aplikasi AMPERA 24/7 dan Inovasi Pakan Ternak Eceng Gondok, Wujud Transformasi Layanan Polri untuk Masyarakat”,

  • Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan 

    Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan 

    ​Palembang – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin apel besar sabuk kamtibmas di lapangan Mapolrestabes Palembang pada Selasa (28/7/2026). Apel akbar yang dihadiri oleh lintas elemen ini digelar untuk menyikapi dinamika sosial kemasyarakatan Kota Palembang yang ibarat dua mata pisau; di satu sisi membawa kemajuan ekonomi, namun di sisi lain membuka ruang bagi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

    ​Dalam arahannya di hadapan jajaran Forkopimda, mahasiswa, buruh, komunitas ojek daring, hingga kelompok masyarakat lainnya, Kapolda secara khusus menyoroti pentingnya membangun benteng pertahanan sosial di tengah masyarakat. Hal ini krusial guna menangkal berbagai ancaman, terutama isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah. ​Sandi Nugroho menegaskan bahwa dalam menjaga keamanan Kota Palembang, Polri tidak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan nyata dari masyarakat.

    ​”Kita tidak perlu menjadi seorang Superman, tetapi yang kita butuhkan adalah sebuah Super Team. Jadikanlah ‘Sabuk Kamtibmas’ ini sebagai pengikat yang memelihara persatuan dan kesatuan, serta benteng sosial yang menjaga kehidupan dari segala bentuk potensi gangguan Kamtibmas,” tegas Kapolda dalam amanatnya.

    ​Lebih lanjut, Kapolda Sumsel mengimbau warga untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan memperkuat ketahanan informasi. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk perkuat kembali Siskamling dan jangan mudah terprovokasi oleh isu yang memecah belah,” pesannya dengan nada tegas namun merangkul.

    ​Bagi Kapolda, tingginya angka pengungkapan kasus kejahatan (678 perkara sepanjang Januari–Juni 2026) bukanlah kebanggaan utama. Kebanggaan sejati bagi institusi kepolisian adalah ketika berhasil mengubah mindset masyarakat agar mampu secara proaktif dan bersama-sama mencegah terjadinya kejahatan dari level akar rumput.

    ​ Acara ini juga dirangkai dengan pengembalian kendaraan milik korban kejahatan, pemusnahan 19,4 kg barang bukti narkoba jenis sabu, serta peluncuran Aplikasi Ampera 247 yang mempermudah warga dalam mengakses layanan kepolisian secara digital.

    ​Menyambung ketegasan pimpinan, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa seruan Kapolda hari ini adalah alarm sekaligus panggilan jiwa bagi seluruh warga Sumatera Selatan.

    ​”Arahan Bapak Kapolda sangat jelas dan mendasar; pertahanan Kamtibmas yang paling kokoh bukanlah senjata, melainkan persatuan warganya. Di era keterbukaan informasi saat ini, hoaks dan provokasi adalah ancaman nyata yang bisa merusak persaudaraan. Lewat semangat Sabuk Kamtibmas, kami mengajak seluruh elemen untuk merapatkan barisan, menyaring informasi sebelum membagikannya, dan berdiri bersama Polri untuk memastikan tidak ada celah bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat kita,” ujar Nandang. ​ Apel Besar Sabuk Kamtibmas menjadi sebuah ikrar kebangsaan di level daerah. Melalui perpaduan antara ketegasan penegakan hukum, kolaborasi warga, dan pemanfaatan teknologi, Polrestabes Palembang mengirimkan pesan yang kuat: persatuan warga adalah kunci utama keamanan sejati. Seiring dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Palembang kini meneguhkan langkahnya sebagai kota yang tidak hanya aman dari tindak kriminalitas, tetapi juga kebal terhadap segala bentuk provokasi dan perpecahan.

  • Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi, Perkokoh Soliditas Demi Kamtibmas Kondusif

    Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi, Perkokoh Soliditas Demi Kamtibmas Kondusif

    Silaturahmi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, soliditas, dan kolaborasi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan nasional, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Selatan tetap aman dan kondusif.Kapolda Sumsel hadir didampingi Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Rombongan disambut langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., beserta jajaran Kodam II/Sriwijaya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan yang mencerminkan eratnya hubungan kelembagaan antara TNI dan Polri di Bumi Sriwijaya.

    Soliditas TNI–Polri dipandang sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas daerah, melindungi masyarakat, serta menciptakan iklim pembangunan dan investasi yang kondusif.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan komunikasi dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menjaga soliditas kedua institusi.

    Referensi Geografis

    “Silaturahmi seperti ini penting untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan. TNI dan Polri di Sumatera Selatan adalah mitra sekaligus saudara dalam pengabdian. Dengan komunikasi yang baik, setiap tugas dan dinamika di lapangan dapat kita hadapi bersama demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,”kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

    Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menyambut baik kunjungan silaturahmi Kapolda Sumsel beserta jajaran dan menegaskan bahwa hubungan TNI–Polri di Sumatera Selatan selama ini telah terjalin sangat baik serta menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas wilayah.

    “Soliditas TNI dan Polri merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dipelihara. Dengan komunikasi yang intensif, koordinasi yang baik, dan semangat kebersamaan, saya yakin seluruh tantangan tugas dapat kita hadapi bersama demi menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.

    Sinergi yang terus diperkuat antara Polda Sumsel dan Kodam II/Sriwijaya tidak hanya diwujudkan pada tingkat pimpinan, tetapi juga melalui koordinasi yang solid hingga tingkat satuan kewilayahan.

    Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam pelaksanaan pengamanan agenda nasional dan daerah, penanggulangan bencana, pemberantasan kejahatan lintas wilayah, penguatan ketahanan pangan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang membutuhkan kerja sama lintas institusi.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menambahkan silaturahmi tersebut menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam menjaga komunikasi yang harmonis dan memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat.

    “Kunjungan ini menegaskan bahwa sinergi TNI dan Polri di Sumatera Selatan terus terjaga dengan sangat baik. Semangat yang dibangun adalah memperkuat komunikasi, mempercepat koordinasi, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas dilakukan secara terpadu demi menghadirkan rasa aman, mendukung pembangunan, dan menjaga Sumatera Selatan tetap kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Melalui semangat “Nyago Bumi Sriwijaya”, Polda Sumatera Selatan bersama Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmen untuk terus menjaga soliditas sebagai fondasi utama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, mendukung keberhasilan pembangunan nasional, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.

    Kebersamaan TNI–Polri bukan sekadar simbol persatuan, melainkan kekuatan nyata dalam menghadirkan keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan bagi masyarakat Sumatera Selatan serta mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju.