Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter
Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter
JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan Persija Vs Persib, di Gelora Bung Karno (GBK) berjalan aman dan lancar.
“Kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, lancar, sehingga proses pengamanan di GBK dalam pertandingan Persija melawan Persib berjalan tertib, damai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (12/9/2026).
Budi menyebut, bahwa Polda Metro Jaya mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran pertandingan tersebut.
Menurutnya, polisi sampai saat ini masih melakukan beberapa rangkaian demi memastikan semuanya berjalan aman. Di antaranya mengawal bubarnya penonton.
“Dan kita masih berharap, kita masih, petugas pengamanan juga masih melakukan pengamanan, pengawalan sampai dengan masa cair,” ujar Budi.
Menurut Budi, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergisitas yang baik seluruh stakeholder terkait.
“Kami juga mengapresiasi kepada seluruh petugas pengamanan, baik itu dari TNI, Pemprov DKI, steward, dan semua yang terlibat termasuk dari pengawalan dari teman-teman Jakmania,” tutup Budi.
17.800 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Persija Vs Persib di GBK Besok
Jakarta – Sebanyak 17.800 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), besok (12/9). Pengamanan ini melibatkan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, serta unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengatakan personel gabungan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama pertandingan berlangsung.
“Dalam kegiatan pengamanan pertandingan antara Persija melawan Persib, jajaran Polda Metro bersama Kodam Jaya dan unsur dari Pemprov DKI melaksanakan kegiatan pengamanan dengan jumlah 17.800 personel,” kata Dekananto dalam Apel Siaga Jakarta bersama The Jakmania di kawasan GBK, Jumat (11/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga:
Pramono Ingatkan Jakmania Tak Bawa Rivalitas Persija-Persib ke Media Sosial
Selain pengamanan di sekitar lokasi pertandingan, polisi menyiapkan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan. Penyekatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kedatangan suporter Persib ke Jakarta.
“Kami juga bekerja sama dengan Polda Jabar dan Polda Banten untuk melakukan kegiatan penyekatan sebagai bentuk preventif atau antisipasi,” ujarnya.
Dekananto menyebut ada tiga wilayah yang menjadi titik penyekatan, yakni Tangerang Kota, Karawang, dan Bogor. Ketiga wilayah tersebut berada di jalur perbatasan yang menjadi akses utama menuju Jakarta.
“Untuk lokasi penyekatan ada di wilayah Tangerang Kota karena berbatasan dengan Banten. Kemudian ada di wilayah Karawang yang berbatasan dengan Bekasi, serta Bogor yang berbatasan dengan Depok. Di lokasi-lokasi itulah kami lakukan penyekatan,” jelasnya.
Ia menambahkan pengamanan ini mengacu pada izin keramaian yang diterbitkan Mabes Polri atas rekomendasi Polda Metro Jaya. Dalam pertandingan ini, suporter Persib dilarang hadir langsung di SUGBK.
“Sesuai dengan regulasi FIFA, dalam pertandingan ini suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK,” tegasnya.
Kebijakan serupa, lanjut dia, juga akan diterapkan saat Persija bertanding di Bandung. Suporter Persija bakal dilarang hadir apabila laga digelar di wilayah tersebut.
“Demikian juga nanti kalau bertanding di Bandung, kami juga akan melarang teman-teman Jakmania untuk hadir ke Bandung,” ucapnya.
Dekananto mengapresiasi komitmen The Jakmania untuk menjaga ketertiban. Ia berharap suporter dapat bersikap tertib sebelum, saat, maupun setelah pertandingan usai.
“Kami yakin dengan komitmen yang sudah dibuat oleh teman-teman Jakmania, bahwa teman-teman Jakmania berjanji akan tertib dalam pelaksanaan pertandingan itu, baik sebelum pertandingan, pada saat pertandingan, maupun setelah pertandingan selesai,” tuturnya.
The Jak dan Bobotoh Kumpul Bareng di Polrestro Bekasi Kota, Sepakat Jaga Persaudaraan
Perwakilan The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi bertemu dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter di Mapolres Metro Bekasi Kota
Jakarta – Perwakilan The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi bertemu dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter di Mapolres Metro Bekasi Kota. Pertemuan ini digelar menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), besok.
Forum berlangsung hangat dan terbuka. Kedua suporter menyatukan semangat menyambut laga secara tertib dan sportif sekaligus menunjukkan perbedaan klub kebanggaan tidak menghalangi terjalinnya hubungan yang guyub.
“Identitas sebagai suporter tidak semestinya menciptakan jarak. Justru melalui kecintaan kepada klub masing-masing. The Jakmania dan Bobotoh dapat memperlihatkan bahwa sepakbola memiliki kekuatan untuk mempertemukan dan mempersatukan,” ujar Kombes Putu Kholis Aryana, dalam keterangan yang diterima, Jumat (11/9/2026),
Polisi Ajak Suporter Jaga Keamanan Jelang Persija Vs Persib di GBK
Dialog tersebut menghasilkan komitmen untuk memperkuat komunikasi antarkoordinator, mencegah provokasi, dan meredam narasi yang berpotensi memicu ketegangan. Kedua komunitas juga sepakat mengedepankan informasi yang terverifikasi, khususnya dalam percakapan di media sosial.
Aspek keselamatan turut menjadi perhatian, mulai dari pendataan anggota rombongan, kesesuaian kapasitas kendaraan, hingga koordinasi selama keberangkatan dan kepulangan. Seluruh pihak menyatakan kesediaan untuk menghormati ketentuan penyelenggara serta mengikuti arahan petugas demi kenyamanan masyarakat.
“Kembalinya pertandingan Persija melawan Persib ke GBK setelah tujuh tahun merupakan momentum yang telah lama kita nantikan. Mari menyambutnya dengan kedewasaan dan menjadikannya perayaan sepak bola yang membanggakan. Beda warna, tetap satu Indonesia,” ucap Putu Kholis.
The Jak dan Bobotoh Kumpul Bareng di Polrestro Bekasi Kota, Sepakat Jaga Persaudaraan
Perwakilan The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi bertemu dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter di Mapolres Metro Bekasi Kota
Jakarta – Perwakilan The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi bertemu dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter di Mapolres Metro Bekasi Kota. Pertemuan ini digelar menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), besok.
Forum berlangsung hangat dan terbuka. Kedua suporter menyatukan semangat menyambut laga secara tertib dan sportif sekaligus menunjukkan perbedaan klub kebanggaan tidak menghalangi terjalinnya hubungan yang guyub.
“Identitas sebagai suporter tidak semestinya menciptakan jarak. Justru melalui kecintaan kepada klub masing-masing. The Jakmania dan Bobotoh dapat memperlihatkan bahwa sepakbola memiliki kekuatan untuk mempertemukan dan mempersatukan,” ujar Kombes Putu Kholis Aryana, dalam keterangan yang diterima, Jumat (11/9/2026),
Polisi Ajak Suporter Jaga Keamanan Jelang Persija Vs Persib di GBK
Dialog tersebut menghasilkan komitmen untuk memperkuat komunikasi antarkoordinator, mencegah provokasi, dan meredam narasi yang berpotensi memicu ketegangan. Kedua komunitas juga sepakat mengedepankan informasi yang terverifikasi, khususnya dalam percakapan di media sosial.
Aspek keselamatan turut menjadi perhatian, mulai dari pendataan anggota rombongan, kesesuaian kapasitas kendaraan, hingga koordinasi selama keberangkatan dan kepulangan. Seluruh pihak menyatakan kesediaan untuk menghormati ketentuan penyelenggara serta mengikuti arahan petugas demi kenyamanan masyarakat.
“Kembalinya pertandingan Persija melawan Persib ke GBK setelah tujuh tahun merupakan momentum yang telah lama kita nantikan. Mari menyambutnya dengan kedewasaan dan menjadikannya perayaan sepak bola yang membanggakan. Beda warna, tetap satu Indonesia,” ucap Putu Kholis.
Ketum The Jakmania Ajak Seluruh Suporter Jaga Persija dan Jakarta
JAKARTA, Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengajak seluruh pendukung Persija Jakarta menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Ia meminta suporter menjaga sikap sejak perjalanan menuju stadion, selama pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing.
https://policetube.com/embed/Ea8x4YugbuThFpwQRVw2
Ia mengatakan laga tersebut menjadi momentum penting sekaligus bentuk kepercayaan yang perlu dijaga bersama. Apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, serta panitia pelaksana pertandingan atas kolaborasi dalam mempersiapkan laga Persija melawan Persib di Jakarta.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari diri sendiri, jaga teman, jaga organisasi, jaga Persija, dan tentunya jaga Jakarta,” kata Aditya, Jumat (11/9/2026).
Pertandingan ini juga diharapkan menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk menunjukkan bahwa dukungan kepada Persija dapat diberikan secara tertib dan bertanggung jawab. Seluruh anggota diminta menjaga kawasan GBK maupun lingkungan yang dilalui selama perjalanan keberangkatan dan kepulangan.
Ia berharap pertandingan berlangsung aman dan lancar serta menjadi momentum positif bagi sepak bola Jakarta. Para pendukung juga diajak menikmati laga dengan semangat sportivitas dan tetap menghormati masyarakat. “Mari kita jaga bersama kepercayaan ini dan tunjukkan bahwa The Jakmania bisa menjaga Persija dan Jakarta,” ujarnya.
Ketum The Jakmania Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta
JAKARTA, Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengajak seluruh pendukung Persija Jakarta menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Ia meminta suporter menjaga sikap sejak perjalanan menuju stadion, selama pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing.
https://policetube.com/embed/Ea8x4YugbuThFpwQRVw2
Ia mengatakan laga tersebut menjadi momentum penting sekaligus bentuk kepercayaan yang perlu dijaga bersama. Apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, serta panitia pelaksana pertandingan atas kolaborasi dalam mempersiapkan laga Persija melawan Persib di Jakarta.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari diri sendiri, jaga teman, jaga organisasi, jaga Persija, dan tentunya jaga Jakarta,” kata Aditya, Jumat (11/9/2026).
Pertandingan ini juga diharapkan menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk menunjukkan bahwa dukungan kepada Persija dapat diberikan secara tertib dan bertanggung jawab. Seluruh anggota diminta menjaga kawasan GBK maupun lingkungan yang dilalui selama perjalanan keberangkatan dan kepulangan.
Ia berharap pertandingan berlangsung aman dan lancar serta menjadi momentum positif bagi sepak bola Jakarta. Para pendukung juga diajak menikmati laga dengan semangat sportivitas dan tetap menghormati masyarakat. “Mari kita jaga bersama kepercayaan ini dan tunjukkan bahwa The Jakmania bisa menjaga Persija dan Jakarta,” ujarnya.
Ketum The Jakmania Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta
JAKARTA, Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengajak seluruh pendukung Persija Jakarta menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Ia meminta suporter menjaga sikap sejak perjalanan menuju stadion, selama pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing.
https://policetube.com/embed/Ea8x4YugbuThFpwQRVw2
Ia mengatakan laga tersebut menjadi momentum penting sekaligus bentuk kepercayaan yang perlu dijaga bersama. Apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, serta panitia pelaksana pertandingan atas kolaborasi dalam mempersiapkan laga Persija melawan Persib di Jakarta.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari diri sendiri, jaga teman, jaga organisasi, jaga Persija, dan tentunya jaga Jakarta,” kata Aditya, Jumat (11/9/2026).
Pertandingan ini juga diharapkan menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk menunjukkan bahwa dukungan kepada Persija dapat diberikan secara tertib dan bertanggung jawab. Seluruh anggota diminta menjaga kawasan GBK maupun lingkungan yang dilalui selama perjalanan keberangkatan dan kepulangan.
Ia berharap pertandingan berlangsung aman dan lancar serta menjadi momentum positif bagi sepak bola Jakarta. Para pendukung juga diajak menikmati laga dengan semangat sportivitas dan tetap menghormati masyarakat. “Mari kita jaga bersama kepercayaan ini dan tunjukkan bahwa The Jakmania bisa menjaga Persija dan Jakarta,” ujarnya.
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang
Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026. (Foto: IST)
Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.
“Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.
Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.
Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.
Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.
Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.
Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas
Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.
Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.
“Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.
Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.
Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.
Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.
Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.
Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.
“Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang
Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026. (Foto: IST)
Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.
“Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.
Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.
Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.
Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.
Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.
Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas
Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.
Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.
“Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.
Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.
Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.
Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.
Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.
Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.
“Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng : Jadilah Kekuatan Strategi Polri
polda sulteng
*PALU* — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) *Irjen Pol Nasri* memimpin peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia Tahun 2026, Selasa (1/9/2026) pagi, di salah satu hotel di Kota Palu.
Peringatan HUT ke-78 Polwan tersebut mengusung tema *”Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”*. Tema itu ditegaskan Kapolda Sulteng bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui gerakan dan pengabdian nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulteng *Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda **Kombes Pol Purwanto Puji Sutan*, para pejabat utama Polda Sulteng, para Kapolres/ta jajaran, Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng beserta pengurus, Koordinator Polwan, perwakilan Korps Wanita TNI, para senior dan sesepuh Polwan, serta seluruh Polwan Polda Sulteng.
Dalam amanatnya, Kapolda Nasri menyampaikan bahwa kontribusi Polwan tidak selalu harus dimulai dari jabatan tinggi maupun tindakan besar. Pengabdian dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas sehari-hari dengan ketulusan dan kepedulian.
Mulai dari memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati, mendampingi korban kekerasan, melindungi anak, hingga mengambil peran dalam mencegah generasi muda terjerumus penyalahgunaan narkoba, merupakan bentuk nyata kehadiran Polwan di tengah masyarakat.
Kapolda menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri, tetapi merupakan *kekuatan strategis* yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Karena itu, setiap Polwan dituntut memiliki kemampuan kepolisian yang mumpuni, siap bertugas di lapangan, mampu mengambil keputusan, memiliki kapasitas kepemimpinan, tangguh menghadapi situasi krisis, serta senantiasa menjunjung tinggi integritas.
> “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri.
Ia juga mendorong seluruh Polwan Polda Sulteng untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Kehadiran Polwan dapat diperkuat dengan turun ke sekolah-sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, hingga turut menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Momentum HUT ke-78 Polwan diharapkan menjadi penguat semangat bagi seluruh Polwan Polda Sulteng untuk terus mengembangkan kapasitas diri sekaligus memperluas manfaat pengabdian. Dengan profesionalisme, integritas, dan kepedulian, setiap Polwan diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif yang benar-benar dirasakan masyarakat.
*Satu Polwan, satu pengabdian, satu dampak nyata bagi masyarakat.*