Category: Berita Harian

  • Personel Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bitung

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bitung

    Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

    Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

    Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

    Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan

    Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur:

    Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.

    Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal.

    Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang.

    Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat

    Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara.

    Imbauan dan Komitmen Layanan

    Sesuai dengan semangat “Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat”, Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering.

    Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.

  • Polri kerahkan 3.852 personel amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

    Polri kerahkan 3.852 personel amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

    Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

    Polda Metro Jaya mengerahkan 3.852 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pengamanan juga mencakup rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dalam rangkaian Operasi Garuda Bhakti 2026. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi rangkaian pertandingan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia, dengan lokasi pertandingan di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

    “Pada hari ini ada dua pertandingan. Pertama jam 16.00 sore hari antara Bangladesh melawan Malaysia. Pada pukul 20.00 WIB kita saksikan barusan sudah kick-off antara Indonesia melawan Singapura,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat, 25 September 2026.

    Menurut Budi, ribuan personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas mengamankan pertandingan, tetapi juga mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar SUGBK.

    “Dalam Operasi Garuda Bhakti 2026, sebanyak 3.852 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno. Dari 3.852 personel tersebut juga terkait tentang rekayasa lalu lintas dan berada di sekitar Gelora Bung Karno,” lanjutnya.

    Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi dan kolaborasi antara petugas dan panitia pelaksana. Seluruh personel diarahkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur.

    Personel pengamanan juga tidak diperbolehkan membawa senjata api. Ketentuan tersebut sesuai dengan direktif Kapolda Metro Jaya.

    “Untuk lalu lintas di seputaran Gelora Bung Karno dilakukan rekayasa lalu lintas sehingga ini sifatnya juga situasional. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang melaksanakan aktivitas apabila dalam perjalanan, mobilitas sedikit terganggu dengan adanya agenda kegiatan di Gelora Bung Karno,” terangnya.

    Polda Metro Jaya mengimbau penonton datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar stadion. Pengunjung juga diminta tidak membawa barang yang dapat membahayakan selama berada di lokasi pertandingan.

    “Tidak membawa barang-barang ataupun benda-benda yang dapat membahayakan seperti senjata tajam, barang yang mudah meledak, ataupun barang lainnya. Serta sudah disiapkan beberapa titik kantong-kantong parkir, dapat dilihat di akun Instagram resmi Polda Metro Jaya dan TMC Polda Metro Jaya,” lanjutnya.

    Budi berharap rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berlangsung aman dan tertib. Turnamen tersebut diikuti delapan negara yang terbagi dalam Grup A dan Grup B.

    “Untuk harapan semua bahwa akan ada rangkaian-rangkaian pertandingan. Sementara pertandingan ini ada dua grup; Grup A empat negara dan Grup B empat negara. Akan melaksanakan pertandingan selanjutnya Indonesia melawan Malaysia di hari Senin, begitu juga Indonesia melawan Bangladesh di hari berikutnya.”

    Ia juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian pertandingan tersebut sebagai hiburan sekaligus memberikan dukungan kepada tim nasional Indonesia.

  • Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

    Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

    Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

    Polda Metro Jaya mengerahkan 3.852 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pengamanan juga mencakup rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dalam rangkaian Operasi Garuda Bhakti 2026. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi rangkaian pertandingan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia, dengan lokasi pertandingan di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

    “Pada hari ini ada dua pertandingan. Pertama jam 16.00 sore hari antara Bangladesh melawan Malaysia. Pada pukul 20.00 WIB kita saksikan barusan sudah kick-off antara Indonesia melawan Singapura,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat, 25 September 2026.

    Menurut Budi, ribuan personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas mengamankan pertandingan, tetapi juga mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar SUGBK.

    “Dalam Operasi Garuda Bhakti 2026, sebanyak 3.852 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno. Dari 3.852 personel tersebut juga terkait tentang rekayasa lalu lintas dan berada di sekitar Gelora Bung Karno,” lanjutnya.

    Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi dan kolaborasi antara petugas dan panitia pelaksana. Seluruh personel diarahkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur.

    Personel pengamanan juga tidak diperbolehkan membawa senjata api. Ketentuan tersebut sesuai dengan direktif Kapolda Metro Jaya.

    “Untuk lalu lintas di seputaran Gelora Bung Karno dilakukan rekayasa lalu lintas sehingga ini sifatnya juga situasional. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang melaksanakan aktivitas apabila dalam perjalanan, mobilitas sedikit terganggu dengan adanya agenda kegiatan di Gelora Bung Karno,” terangnya.

    Polda Metro Jaya mengimbau penonton datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar stadion. Pengunjung juga diminta tidak membawa barang yang dapat membahayakan selama berada di lokasi pertandingan.

    “Tidak membawa barang-barang ataupun benda-benda yang dapat membahayakan seperti senjata tajam, barang yang mudah meledak, ataupun barang lainnya. Serta sudah disiapkan beberapa titik kantong-kantong parkir, dapat dilihat di akun Instagram resmi Polda Metro Jaya dan TMC Polda Metro Jaya,” lanjutnya.

    Budi berharap rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berlangsung aman dan tertib. Turnamen tersebut diikuti delapan negara yang terbagi dalam Grup A dan Grup B.

    “Untuk harapan semua bahwa akan ada rangkaian-rangkaian pertandingan. Sementara pertandingan ini ada dua grup; Grup A empat negara dan Grup B empat negara. Akan melaksanakan pertandingan selanjutnya Indonesia melawan Malaysia di hari Senin, begitu juga Indonesia melawan Bangladesh di hari berikutnya.”

    Ia juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian pertandingan tersebut sebagai hiburan sekaligus memberikan dukungan kepada tim nasional Indonesia.

  • Asah Kompetensi, Polwan Polda Metro Latihan Komunikasi hingga Bela Diri

    Asah Kompetensi, Polwan Polda Metro Latihan Komunikasi hingga Bela Diri Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Operasional Polwan Polda Metro di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta. Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengatakan pelatihan guna mengasah dan meningkatkan kemampuan polwan.

    Irjen Dekananto membuka langsung acara tersebut pada Selasa (22/9/2026) di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta. Irjen Dekananto mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari peningkatan kemampuan Polwan dalam menghadapi perkembangan situasi dan tantangan tugas kepolisian di lapangan. “Pelatihan ini merupakan investasi untuk meningkatkan kemampuan Polwan. Dunia terus berkembang, begitu juga dengan tantangan tugas kepolisian. Karena itu, kemampuan harus terus diasah agar pelaksanaan tugas semakin baik,” ujar Irjen Dekananto dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026). Pelatihan ini mencakup kemampuan negosiasi, komunikasi persuasif, bela diri, tindakan kepolisian. Serta keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengatakan pelatihan guna mengasah dan meningkatkan kemampuan polwan (dok Istimewa) “Kemampuan negosiasi dipersiapkan tidak hanya untuk pengamanan unjuk rasa, tetapi juga dalam menghadapi konflik di tengah masyarakat melalui pendekatan komunikasi yang persuasif dan humanis,” jelasnya. Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo mengatakan, peningkatan kompetensi tersebut juga mendukung pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Termasuk perempuan, anak, dan kelompok rentan. “Polwan diharapkan memiliki kemampuan yang tangguh secara fisik dan mental, mampu berkomunikasi secara persuasif, cepat mengambil keputusan, serta tetap humanis dalam setiap tindakan kepolisian,” jelasnya. Pelatihan diikuti personel Polwan Polda Metro Jaya dan jajaran melalui penyampaian materi, simulasi, praktik, serta tanya jawab. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, peningkatan kemampuan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan Polwan. Hal ini guna dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kompetensi yang terus diasah menjadi bekal penting agar personel mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan dengan profesional, komunikatif, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” pungkasnya.

  • Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 3 Personel Penolong Masyarakat

    Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 3 Personel Penolong Masyarakat

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada tiga personel yang berdedikasi. Penghargaan tersebut diberikan atas tindakan kemanusiaan dalam membantu warga yang dilakukan ketiganya. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya dalam Apel Pamen Satker Polda Metro Jaya di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (23/9/2026). Dalam apel tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi atas tindakan ketiga personel yang menolong masyarakat. Menurutnya, pertolongan yang terlihat sederhana dapat memiliki arti besar bagi warga yang sedang membutuhkan. “Hal yang mereka lakukan mungkin kecil, tapi bagi masyarakat yang menikmatinya itu salah satu hal yang luar biasa,” kata Komjen Asep. Komjen Asep juga meminta para pejabat utama dan pimpinan satuan kerja terus memberikan arahan kepada personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga sikap dalam memberikan pelayanan. “Tidak boleh menyakiti hati masyarakat, siapa pun itu. Dan yang kedua, jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan apresiasi pimpinan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap anggota yang menunjukkan kepekaan dan memberikan manfaat langsung kepada warga. Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada 3 personel penolong masyarakat, Rabu (23/9/2026). (Foto: dok. Polda Metro Jaya) “Ini menjadi apresiasi bagi anggota yang hadir dan memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan. Semangat untuk peduli dan memberi manfaat seperti ini perlu terus tumbuh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kombes Budi. Adapun, tiga personel penerima penghargaan tersebut yakni Iptu Rahmat Gunawan, Kanit Samapta Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan, yang menolong korban pencopetan sekaligus membelikan tiket kereta api agar dapat melanjutkan perjalanan. Apresiasi berikutnya diberikan kepada Aiptu Dadang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Cabe, Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan. Ia memberikan pertolongan kepada seorang warga yang mengalami serangan jantung hingga mendapat penanganan tim medis. Sementara itu, Brigadir Muhammad Ferdiansyah, Banit Unit 4 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya, menerima penghargaan atas kepeduliannya memberikan bantuan uang dan helm berstandar SNI kepada seorang pengemudi ojek online.

  • Dukung Gerakan Asri , Kapolda Sumsel Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Dukung Gerakan Asri , Kapolda Sumsel Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

    Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

    Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

    Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

    Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

    Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

    Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

    “Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

    Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

    Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

    “Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

    Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

    “Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

    Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

  • Pilkades Serentak 154 Desa Bekasi, Polda Metro: Jangan Jadikan Beda Pilihan Pemicu Perselisihan

    Pilkades Serentak 154 Desa Bekasi, Polda Metro: Jangan Jadikan Beda Pilihan Pemicu Perselisihan

    Pilkades Serentak Digelar di 154 Desa Bekasi Hari Ini, Polda Metro Ikut Amankan
    Ilustrasi pilkades (Dok. istimewa)

    Polda Metro Jaya turut mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang berlangsung di 154 desa di Kabupaten Bekasi pada Minggu (20/9/2026) hari ini. Pengamanan dilakukan melalui Polres Metro Bekasi bersama unsur terkait.Pola pengamanan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta para calon, pendukung dan masyarakat menghormati seluruh tahapan Pilkades serta tetap menjaga persaudaraan.

    “Kami mengajak seluruh pihak menunjukkan sikap siap menang dan siap kalah serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu perselisihan,” kata Budi dalam keterangannya.

    Masyarakat juga diimbau menghindari provokasi, intimidasi, ancaman, maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan. Apabila terdapat keberatan, penyelesaiannya diharapkan ditempuh melalui mekanisme yang berlaku.

    Budi menekankan, personel kepolisian akan memakai pendekatan humanis. Aparat kepolisian yang melakukan pengamanan tidak diperbolehkan membawa senjata api.

    “Personel diarahkan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama pengamanan. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan tertib,” kata Budi.

  • Gagas Program ‘Bapak Asuh’ Polda Metro Hadirkan Polri Lebih Dekat dengan Pelajar

    Gagas Program ‘Bapak Asuh’ Polda Metro Hadirkan Polri Lebih Dekat dengan Pelajar

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah. Gagasan tersebut disampaikan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

    Bagi orang tua dan sekolah, rasa aman tidak hanya berarti memastikan anak tiba dan pulang dengan selamat. Anak-anak juga membutuhkan sosok yang mau mendengar, memahami persoalan mereka, serta membantu ketika menghadapi ajakan atau pengaruh yang dapat merugikan masa depannya.

    Program tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang telah diluncurkan Kapolda Metro Jaya pada 11 Maret 2026. FKPMS sebelumnya dikembangkan di 11 sekolah di Jakarta sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta menangani berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, personel kepolisian diarahkan hadir lebih dekat dengan siswa melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang berkelanjutan. Kehadiran tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi ditujukan untuk membangun kedekatan agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk bertanya, bercerita, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

    “Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

    Bagi para pelajar, program ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat yang dapat dipercaya. Personel akan memberikan pemahaman mengenai risiko berbagai tindakan yang melanggar hukum sekaligus membantu siswa menghadapi tekanan, ajakan, ataupun pengaruh yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi yang merugikan.

    Orang tua dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pola pendampingan tersebut. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu setiap persoalan dikenali lebih awal sehingga dapat ditangani bersama sebelum berkembang lebih jauh.

    Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dijalankan oleh kepolisian sendiri. Karena itu, personel diminta memahami karakter lingkungan sekolah, mengenali dinamika yang dihadapi siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan orang tua.

    Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat tujuan FKPMS dalam membangun sistem pencegahan terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, serta persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan perkembangan pelajar.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, Polda Metro Jaya mendorong terbangunnya kemitraan yang lebih erat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan siswa. Polisi diharapkan hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pihak yang dapat dipercaya, mau mendengar, dan membantu pelajar ketika menghadapi persoalan yang dapat merugikan masa depannya.

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta Bahas Dinamika Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta Bahas Dinamika Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menerima audiensi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai dinamika dan kepentingan masyarakat Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menerima audiensi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai dinamika dan kepentingan masyarakat Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.